Penjelasan Singkat Tentang Apa Itu Website

Informasi Unik Agu 8, 2022

 

Website atau yang bisa juga kita sebut sebagai situs dapat diartikan sebag kumpulan dari banyak halaman yang memberikan atau menampilkan suatu inform berupa data tulisan, gambar, animasi, video, suara atau gabungan dari semua data tersebut yang berada didalam satu tempat yang ter identifikasi dengan nama domain dan juga alamat IP

Dan berikut adalah definisi dari beberapa komponen yang memiliki keterkaitan dengan website:

World Wide Web (WWW)

World Wide Web atau yang biasa disebut sebagai web adalah sebuah sistem yang interlinked atau kumpulan saluran yang semuanya saling terhubung antara satu dengan yang lainnya dan dokumen hypertext yang ada diakses melalui internet (Shalahudin & A.S, 2008, p. 4).

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Hypertext Transfer Protocol adalah suatu aturan untuk pengiriman informasi dalam bentuk berupa hypertext. HTTP merupakan protocol atau suatu aturan standar untuk dapat mengakses berbagai dokumen HTML pada web. Cara kerja HTTP sendiri adalah dengan cara klien mengirim suatu permintaan (request) kepada server, kemudian server akan memberikan balasan (respond) kepada klien sesuai permintaan yang diminta oleh klien sebelumnya (Shalahudin & A.S, 2008, p. 4).

URL

URL yang merupakan singkatan dari Universal Resource Locator adalah sebuah alamat lokasi dari file yang ingin diakses oleh pengguna dari sebuah website (Shalahudin & A.S, 2008, p. 5).

1. Web Service

Web Service adalah fungsi software yang digunakan untuk melakukan segala kegiatan pekerjaan, akses ke file (contohnya teks, dokumen, gambar, video, audio) ataupun melakukan authentication dan logging. Web Service memiliki salah satu arsitektur atau konsep desain pengembangan yang dinamakan Representational State Transfer (REST) (Daigneau, 2012, p. 2).

REST

Representational State Transfer (REST) merupakan sebuah gaya arsitektur yang didefinisikan dengan beberapa constraint. (Daigneau, 2012, p. 46). Beberapa constraint tersebut meliputi:

1. Client Server: Memisahkan bagian User Interface dengan Data Storage (penyimpanan data).

2. Stateless: Server memberikan response tanpa menyimpan session. Semua informasi disimpan pada client dan dikirimkan ke server jika dibutuhkan.

3. Cacheable responses: Penyimpanan state dilakukan di client maupun intermediaries. Dengan adanya cache dapat mengurangi tingkat interaksi antara server.

4. Uniform interface: Client, Intermediaries, dan Server harus mengikuti ketetapan internasional. Contohnya seperti Resource API harus menggunakan server method yang sesuai dengan HTTP specification (GET, POST, PUT, DELETE).

5. Layered system: Semua web service terbagi atas beberapa layer untuk pengaplikasiannya.

6. Code on demand. Client dapat melakukan hal lain jika client diperbolehkan untuk menjalankan script ataupun plug-ins dan service.

By admin